Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Juli, 2009

Konsultasi Organisasi Lewat Persamaan Persepsi

AKSI menggugah semangat kebersamaan yang dilakukan PAC IPNU-IPPNU melalui Pelatihan Administrasi Organisasi (20/7) ternyata mampu menyatukan kesamaan persepsi bahwa organisasi Banom NU termuda di Kecamatan Nalumsari itu harus berbenah setelah ditinggalkan  kalangan seniornya hijrah pada pos-pos pekerjaannya. Kegiatan ini terinspirasi dari adanya slogan ‘Lebih Cepat Lebih Baik’  agar tidak semakin terpuruk karena kendor semangat. Selama ini, PAC IPNU-IPPNU Nalumsari cukup gencar memberitakan informasi kegiatan terkininya melalui Buletin PRISMA yang dirintas masa duet kepemimpinan Muh. Khamdan dan Lailatus Siyamah.

Landasan demikian terungkap dari pernyataan ketua PAC IPNU Nalumsari sekarang, Muslimin, yang menyatakan bahwa PAC Nalumsari akan melakukan reorientasi gerakan menuju program progresif agar tidak menjadi organisasi  “jago kandang’ atau bagai katak dalam tempurung.

Pelatihan administrasi yang bertempat di balai pertemuan kantor petinggi Muryolobo diikuti sekitar 50-an peserta dari 11 ranting yang saat ini masih aktif.

Menurut Khoirul Anwar, tindakan yang dilakukan PAC ini bisa dikategorikan langkah proaktif sebelum menjemput ajal pimpinan-pimpinan ranting yang sekarang berjumlah 16.PDF bisa dikategorikan iseng. “Dia terinspirasi berita-berita di TV soal bom di Jakarta. Mungkin itu dilihat di rumahnya yang terus menyetel acara TV yang menayangkan berita-berita soal bom,” katanya kepada wartawan, Rabu (22/7) sore.

Dari berita-berita itulah, PDF membayangkan jika kejadian yang serupa terjadi di Kota Bandung. Kemudian, dia menghubungi Hotel Sheraton. Namun, itu pun tak disengaja. Pada awalnya, PDF berniat menelefon ke Hotel Hilton dan Hotel Santika. Nomornya diperoleh dari hasil penelusuran di internet. Namun, ketika dihubungi, ternyata nomor tersebut adalah nomor Hotel Sheraton.

PDF menelefon hotel itu di dalam angkot Cicaheum-Ledeng. Saat itu, PDF dalam perjalanan ke sekolahnya di sekitar Jln. Suci. “Kebetulan penumpang di dalam angkot itu hanya dia sendirian,” kata Arman.

Arman menambahkan, kemungkinan PDF tidak akan dijerat hukum. “Soalnya, dia memiliki kekurangan-kekurangan yaitu mengidap autis. Kami juga sudah memeriksa PDF dengan bantuan tim psikologi Polda Jabar. Hingga hari ini, dia masih menginap di Mapolwiltabes Bandung. Tidak dimasukkan ke sel tahanan. Tadi malam dia ditemani orang tua dan keluarganya,” ujarnya

Read Full Post »

Reaksi Terorisme

Indonesia kembali berduka.

Sedikitnya dua atau tiga bom diledakkan oleh orang-orang yang bertujuan keji di Kawasan Mega Kuningan Jakarta, 17 Juli 2009. Belum usai benar pesta demokrasi yang berjalan aman dan damai, harapan yang mulai tumbuh harus kembali dihancurkan oleh ulah segelintir orang yang tidak menghendaki Indonesia membangun harapan.

Tentu saja kita marah, sebab rasa aman kembali terusik.

Tentu saja kita marah, sebab ekonomi yang mulai pulih harus kembali terganggu.

Tentu saja kita marah, sebab nama baik Indonesia kembali tercoreng.

Dengan ini, Masyarakat Indonesia Anti-Kekerasan menyatakan:

1. Berduka sedalam-dalamnya atas jatuhnya korban pada aksi peledakan bom di Hotel J.W. Marriott dan Ritz Carlton

2. Mengutuk sekeras-kerasnya aksi peledakan bom yang tak bertanggung-jawab itu;

3. Mendesak pemerintah mengusut tuntas pelaku peledakan;

4. Mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mewujudkan sumpahnya untuk secepat mungkin menangkap dan mengadili pelaku, jaringan dan otak di belakang setiap aksi kekerasan;

5. Menghimbau masyarakat untuk tidak terpancing provokasi;

6. Dalam pengusutan atas teror nanti, hendaknya dihindarkan penyalahgunaan kekuasaan dan hendaknya selalu diindahkan hak-hak asasi sesama.

Teror kita lawan karena kita mencintai Indonesia yang demokratis dan sejahtera – Indonesia yang sedang kita bangun hari ini.

Jakarta, 18 Juli 2009

Masyarakat Indonesia Anti-Kekerasan

Read Full Post »